Rabu, 06 Mei 2009

Saat itu aku begitu merindukanmu

Aku tak berhenti memikirkanmu
biarpun resah mendera jiwa dan hari tak lagi bisa sembunyi
aku tak berhenti merindukanmu
saat ini dan nanti untuk selamanya hingga kita tak bisa bersama
dalam kata-kata ia begitu mengasai cinta
aku tak berhenti memikirkanmu
seperti saat lalu membayang bayangi
dan berharap bisa ucapkan sebuah kata atau lebih
"tenanglah aku ada dan selalu ada untukmu"
meskipun engkau tak mengharapku
hatiku hanya untukmu cinta
seperti saat aku terbangun di pagi hari
saat embun membasahi rerumputan
ketika luka mendera karena mimpi indah yang musnah
aku mencintaimu dan tak akan pernah dapat melupakanmu
maka kuputuskan bahwa hatiku hanya untukmu
biarpun ragaku menua dan kau tak disampingku
meskipun angkau meninggalkanku
meskipun cintamu tak memilihku
walaupun cintaku tak memilikimu
aku tetap memilihmu sebagai yang terakhir untukku
dan untukmu hatiku hanya untukmu
biarpun aku sendiri meniti hari demi hari
walaupun aku sendiri dalam hidup yang sunyi
biarpun hari ini esok dan nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar